Labels

Tampilkan postingan dengan label Megi Z. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Megi Z. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Februari 2016

Tanda Cinta



Meggy Z

Seharusnya engkau berada di sisiku wahai sayangku
Kini tinggal kenangan saja menghantui dalam hidupku
Hoo….. 

Mengapa tanda cintamu kau titipkan padaku
Sedangkan dirimu kau serahkan orang lain
Kejam….

Seharusnya engkau berada di sisiku wahai sayangku

Reff.

Haruskah aku katakan kepada semua orang
Akulah yang pertama mencintai dirimu
Akulah yang pertama mencintai dirimu

Aku masih belum mau mati karena cintamu
Kuharap dirimu sayang kembali kepadaku
Kuharap dirimu sayang kembali kepadaku
Sisa memang tinggal sisa
Yang penting dirimu tetap cinta padaku

Seharusnya engkau berada di sisiku wahai sayangku

Kembali ke **

Cinta Hitam



Meggy Z

Jangan kau
tanamkan……cinta noda hitam
hanya untuk….. membuat
penyesalan….

Lebih baik putus saja sudah hubungan kita
Dari pada lama-lama aku mati tersiksa
Cukup sudah kumengerti apa yang kau harap dariku
Aku hanya punya cinta dan tak punya apa-apa

Lebih baik putus saja sudah hubungan kita
Dari pada lama-lama aku mati tersiksa

Reff.

Kini kusadari cintamu padaku
Hartalah semata yang engkau cari
Cinta yang sejati dan ketulusanmu
Semuanya itu tiada kau miliki

Rabu, 17 Februari 2016

Senyum membawa luka

Penyanyi : Megi Z.

Anggur merah yang slalu 
Memabukkan diriku kuanggap
Belum seberapa .... Dahsyatnya...
Bila dibandingkan dengan senyumanmu 
Membuat aku, jatuh bangun

Anggur merah yang slalu 
Memabukkan diriku kuanggap
Belum seberapa.... Dahsyatnya...
Bila dibandingkan dengan rayuanmu 
Membuat aku, lesu darah

Untuk apa kau berikan aku 
Benang yang kusut..
Sementara diriku harus membuat kain..
Kain yang halus...

Untuk apa kau hidangkan aku 
Cinta yang kalut..
Sementara tanganmu telah engkau berikan..
Pada yang lain...

Sungguh teganya dirimu,
Teganya, teganya, teganya, teganya....
Oh pada diriku...

Reff.

Aku masih belum mau 
Mati karena cintamu
Lalu menderita....

Walaupun tali cinta 
Masih mengikat-ikat di leherku
Lebih baik ku kecewa 
Daripada ku merana
Hingga terluka....

Karna pengobat cinta 
Sungguh sangat mahal-mahal harganya
Laksana menabur uang 
Tapi hati ini sakit sendiri
Laksana ketiban bulan 
Tapi bumi ini hancur sendiri



 

Blogger news

Blogroll

About