Labels

Tampilkan postingan dengan label Wanita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wanita. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Februari 2016

Bukan Tak Mampu



Mirnawati

Berdosakah bila aku katakan,
aku jatuh cinta kepada dirimu
Walaupun kau tak sendiri lagi
Izinkanlah aku menyayangimu,

walau tak mungkin lagi memiliki dirimu
Maafkanlah bila cintaku suatu dosa

Reff.

Sungguh diriku tiada mengerti
mengapa ku jatuh Cinta kepada dirimu
Hanya kepadamu
Bukan tak mampu mencari yang lain,
tapi melihat dirimu ku sudah bahagia
Hatiku bahagia
Semoga Kau mengerti

Kembali ke Berdosakah... 

Nasib Bunga



Nur Halimah

Butir mutiara kata
Rangkaian rayuan cinta
Engkau taburkan
Engkau semaikan di badan jiwa

Setelah putik berbunga
Kelopak merekah indah
Engkau mereguk
Engkau mereguk madu bak buta

Setelah benih kautanam
Dan kini bertunas muda
Engkau biarkan
Kering merana mendamba cinta

Reff

Sampai hati kau merenggut bunga di jambangan
Lalu kaucampakkan dia dalam pelimbahan
Sungguh tak terpikulkan beban aib dan noda
Duka bertindih derita duhai nasib bunga

Masih adakah mentari nan cerah
Dosa dan dosa mengundang bencana
Apakah harus berputus asa

Iba dan belas kasihan
Hanya itulah harapan
Masih adakah
Agak secercah cinta tersisa



Derita Diatas Derita



 – Nur Halimah

Tiada bencana yang menyedihkan
Dan tiada luka yang menyakitkan
Tetapi kecewa didalam bercinta
Sungguh derita di atas derita

Bukan kubersedih karena bencana
Bukan ‘kumenangis, karena luka, ooh

Reff

Sejuta siksa sanggup kutahankan
Asal jangan cinta yang dipermainkan
Sekujur tubuh boleh disakiti
Asal jangan cintaku yang dikhianati

Tak ‘kan kuteteskan butir air mata
Kecuali untuk cinta





Harta Dan Surga




Wawa Marisa

Seberat apapun beban derita
hidup bersamamu kukan terima Adanya dirimu slalu disisiku
semua tiada artinya

Seberat apapun beban derita
hidup bersamamu kukan terima

Reff.

Kekurangan harta tiada
mengapa asal lebih kasih sayang
Bukankah dulu sumpahnya
cinta utamakan kesetiaan

Kasihmu bagiku harta
Sayangmu bagiku surga

Kembali ke Seberat...






Rabu, 24 Februari 2016

Bukan Yang Pertama



Kau yang Ku anggap 
Sebagai teman biasa
Tapi kebaikanmu 
Melebihi orang yang kucintai

Mengapa engkau 
Yang harus memperhatikan
Diriku ini sedang engkau 
Cuma teman biasa

Kau mampu mengobati lukaku 
Selama diriku menderita
Sedangkan orang yang Kucintai 
Tak pernah menghiraukan diriku

Reff.

Haruskah aku terima 
Cinta kasih darimu
Yang selama ini 
Diriku rasakan didalam hidupku

Apakah Kau tak menyesal 
Bila mencintaiku
Karena yang Kau dapat 
Bukan yang pertama, Tapi sisa orang lain..

Kau yang kuanggap 
Sebagai teman biasa
Tapi kebaikanmu 
Melebihi orang yang kucintai
 

Blogger news

Blogroll

About